Lagek Komentar lo rek!!

Lagek Mosting Rek!!!

Tampilkan postingan dengan label PD 2010. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PD 2010. Tampilkan semua postingan

Green Masuk Jajaran Kiper Blunder Inggris


JOHANNESBURG – Inggris boleh jumawa dengan skuadnya yang mentereng dengan nama besar dari lini depan hingga jajaran defender. Namun, The Three Lions selalu bermasalah dengan sosok penjaga gawang.

Kiper Robert Green baru saja mencatatkan namanya sebagai kiper Inggris bermasalah dengan blunder, setelah melakukan kesalahan fatal melawan Amerika Serikat, dini hari tadi. Laga tersebut berujung tanpa pemenang, setelah kedua tim bermain 1-1.

Green salah mengantisipasi tendangan menyusur tanah yang dilepaskan gelandang AS, Clint Dempsey. Bola yang tidak terlalu deras, gagal diantisipasi Green dan masuk ke gawang sendiri.

Sebelum Green, ada nama David Seaman di Piala Dunia 2002, yang salah mengantisipasi tendangan bebas jarak jauh bintang Brasil Ronaldinho di Piala Dunia 2002. Inggris pun kalah 2-1.

Blunder Scott Carson di kualifikasi Euro 2008 melawan Kroasia di Wembley. Mirip dengan Green, tendangan keras Niko Kranjcar gagal diantisipasi oleh Carson. Sementara, tendangan ‘kosong’ Paul Robinson juga terjadi melawan Kroasia. Bola back-pass dari Gary Neville kepada Robo, malah masuk setelah dia gagal menyapu bola.

Dan beberapa kesalahan mendasar dari kiper veteran David James, yang kadang membawa bencana bagi Inggris. Yang terparah ketika James gagal mengantisipasi tendangan pemain Austria Andreas Ivanschitz 2004 lalu.

Sebenarnya Inggris punya barisan kiper hebat di masa lalu seperti Gordon Banks, Ray Clemence dan Peter Shilton. Ketiganya mungkin bisa dengan mudah mengantisipasi tendangan lemah kaki kiri Dempsey di menit 40 tersebut, pada laga di Rustenburg itu.

Green sudah dalam posisi yang baik ketika coba melakukan gerakan mengantisipasi bola. Namun, bola terlepas dari pelukannya dan bergulir masuk ke gawang. Terlihat, Green sangat kecewa dengan gol tersebut. Beruntung Inggris tidak kalah di pertandingan itu, setelah Steven Gerrard mencetak gol cepat di menit empat babak pertama.

Kutukan CPT Inggris


RUSTENBURG – Ini bukan kali pertama Inggris kehilangan kaptennya di Piala Dunia. Sebelumnya, beberapa kali The Three Lions gagal menyabet prestasi manis di ajang empat tahunan akibat cederanya sang kapten.

Demikian dilansir Soccerway, Sabtu (5/6/2010). Skuad besutan Fabio Capello tampaknya belum lepas dari kutukan kapten. Rio Ferdinand terpaksa tak bisa ambil bagian di perhelatan sepakbola terbesar dunia, setelah baru satu hari berada di Rustenburg, Afsel.

Ini bukan kali pertama skuad Union Jack kehilangan pemimpinnnya. Pada Piala Dunia 1982, Inggris tak bisa memaksimalkan Kevin Keegan –kapten saat itu- akibat dihantam cedera punggung. Akibatnya, The Three Lions hanya mampu melaju hingga putaran kedua.

Empat tahun kemudian di Meksiko, giliran Bryan Robson yang menerima pukulan telak. Dia mendapat cedera bahu ketika Inggris tampil di putaran kedua. Laju Inggris dihentikan Argentina di babak perempatfinal.

Robson, yang kembali menjadi kapten di Piala Dunia 1990 Italia, lagi-lagi dibekap cedera achilles. Inggris pun harus menyerahkan tiket final ke tangan Jerman Barat setelah menyerah 3-4 dalam drama penalti di semifinal.

Pada dua Piala Dunia terakhir, 2002 dan 2006, David Beckham selaku kapten memang ikut andil membawa Union Jack tampil di putaran final. Tapi, performanya kurang maksimal akibat cedera. Di Piala Dunia 2002, laju Inggris terhenti di babak perempatfinal setelah takluk 1-2 dari jawara Brasil.

Empat tahun kemudian di Jerman, Inggris hanya mampu melaju hingga ke perempatfinal. Ketika itu, Beckham ditarik keluar di babak kedua melawan Portugal akibat cedera. Inggris pun harus mengakui keunggulan Portugal 3-1 lewat drama penalti.

Kini, di Afsel Capello sudah kehilangan sang kapten sebelum kick off. Akankah kutukan kapten berlanjut?
(wei)

Kiper Brasil Kritik Bola Jabulani


JOHANNESBURG – Bola resmi Piala Dunia 2010, Jabulani, mendapatkan kritikan pedas yang datang dari kiper nomor satu Brasil, Julio Cesar. Apa katanya?

Saat ini, Cesar tengah berlatih bersama skuad Tim Samba di Johannesburg. Kiper andalan Inter Milan, sengaja menghabiskan waktu untuk membiasakan diri dengan Jabulani.

Namun Cesar sama sekali tidak menyukai bola resmi tersebut. “Bola ini sangat buruk, buruk sekali. Ini seperti anda membeli bola dari sebuah supermarket,” cetus kiper 30 tahun itu.

Hal yang sama juga diungkapkan Wendell. Pelatih kiper Brasil ini menjelaskan betapa berbahayanya Jabulani. Bola itu bisa membuat kiper-kiper tim Piala Dunia membuat kebobolan.

“Bahayanya buat kiper adalah ketika mereka harus mengamankan gawang dari kesalahan. Jika tidak, maka bola itu akan masuk ke dalam gawang,” tandas Wendell dilansir Football-Italia, Sabtu (29/5/2010).

Cesar bukan kiper pertama yang mengkritik bola resmi Piala Dunia tersebut. Sebelumnya, kiper andalan Prancis Hugo Lloris juga melakukan hal yang sama dalam latihan pekan ini.
(hmr)

roney dan messi calon top skor


JAKARTA - Legenda Timnas Inggris, David Seaman, menunjuk Wayne Rooney dan Lionel Messi sebagai bintang pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Dalam kunjungannya ke Indonesia, untuk mempromosikan permainan online milik Yahoo!, Penalty Shootout, Seaman menyempatkan diri membagi prediksi dan pengalamannya seputar Piala Dunia yang bakal digelar dua pekan mendatang.

Tidak perlu ditanya, pria 46 tahun tentunya akan mendukung The Three Lions habis-habisan. "Prediksi saya tentang final Piala Dunia? Inggris pasti nomor satu!" cetusnya, pada konferensi pers di Garden Terrace Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (27/5/2010).

Mantan kiper nomor satu Arsenal pun tanpa ragu menyebut striker Manchester United, Wayne Rooney, sebagai pencetak gol terbanyak turnamen tersebut. Meski dia meyakini, bintang Argentina dan Barcelona, Lionel Messi, juga memiliki kans yang sama.

"Topskor Piala Dunia selain Rooney? Saya harus memilih Messi. Saya melihat permainannya ketika menghadapi Arsenal (perempat final Liga Champions-red), dia luar biasa," puji Seaman.

Seaman kerap diklaim sebagai kiper terbaik Inggris dengan 75 caps untuk tim senior. Ditanya mengenai pertandingan yang paling berkesan baginya, Seaman tak memerlukan banyak waktu untuk berpikir.

"Sampai saat ini, pertandingan paling berkesan bagi saya adalah ketika Inggris menghadapi Brasil (perempat final Piala Dunia 2002-red). Entah kenapa," cetusnya sambil berseloroh.

Skuad Union Jack harus merelakan satu tempat di babak semifinal kepada Brasil, setelah takluk dengan skor 2-1. Sempat unggul 1-0, Inggris harus menyerah usai Tim Samba menyamakan kedudukan melalui Rivaldo dan memastikan kemenangan melalui tendangan bebas Ronaldinho.
(van)